Kepuasan Kerja

August 17th, 2008  Tagged , ,

merupakan faktor yang diyakini dapat mendorong dan mempengaruhi semangat kerja . Keberhasilan seorang dalam bekerja, akan secara langsung mempengaruhi prestasi kerjanya di kemudian hari.

Faktor-faktor yang dapat menimbulkan , menurut Burt, meliputi: (1) Faktor Individual (umur, jenis kelamin dan sikap pribadi terhadap pekerjaan) (2) Faktor Hubungan Antar , yang di dalamnya termasuk: hubungan antara manajer dan , hubungan sosial diantara sesama, sugesti dari teman sekerja, faktor fisik dan kondisi tempat kerja, emosi dan situasi kerja. (3) Faktor Eksterna, meliputi: keadaan keluarga, rekreasi, pendidikan. Keberadaan faktor-faktor tersebut akan meningkatkan motivasi bagi untuk memperoleh tingkat .

pada dasarnya merupakan hal yang bersifat individual. Setiap individu memiliki tingkat kepuasan yang berbeda-beda sesuai dengan keinginan dan sistem nilai yang dianutnya. Semakin banyak aspek dalam pekerjaannya yang sesuai dengan keinginan dan sistem nilai yang dianut individu, semakin tinggi tingkat kepuasan yang didapat.

Peran Manajer

Dalam konteks meningkatkan , maka seorang manajer dituntut untuk memberikan suasana kerja yang baik dan menyenangkan, adanya jaminan/keselamatan kerja sehingga karyawan akan merasa terpuaskan.

Secara empirik, ada hubungan antara dengan produktivitas. yang tinggi dapat membuat bekerja dengan lebih baik yang pada akhirnya akan meningkatkan produktivitas.

juga penting untuk aktualisasi diri. dengan tinggi akan mencapai kematangan psikologis. yang mendapatkan yang baik biasanya mempunyai catatan kehadiran, perputaran kerja dan prestasi kerja yang baik dibandingkan dengan yang tidak mendapatkan . Oleh karena itu memiliki arti yang sangat penting untuk memberikan situasi yang kondusif di lingkungan perusahaan.

Related posts